Langsung ke konten utama

3 Film Thailand Romantis, Dijamin Bikin Kamu Baper!

3 Film Thailand Romantis, Dijamin Bikin Kamu Baper!

3 Film Thailand Romantis, Dijamin Bikin Kamu Baper!

Selainnya sinetron korea, kamu bisa juga nikmati film Thailand romantis yang pas dilihat bersama orang tercinta.

Tidak cuman populer Mpo88 dengan beberapa film berjenis seram saja, arsip perfilman Thailand mempunyai deretan film romantis yang tidak kalah menarik.

Sebutlah saja judul seperti Bangkok Trafik Love Story, yang menceritakan cinta yang bersemi dalam gerbong kereta. Atau I Fine Thank You Love You, yang tidak asing pada medio tahun 2014.

  • Hello Stranger

Dengan jenis humor romantis, film ini menceritakan 2 orang yang berjumpa secara tidak menyengaja. Ke-2 nya berjumpa di Korea Selatan, yang notabene jauh dari negara Thailand.

Pasti kelucuan dan sinetron manis terjadi antara ke-2  orang Thailand yang ‘terdampar' di negara jauh ini. Bagaimana cerita mereka dan awalnya dari cinta yang bersemi antara ke-2 nya? Anda dapat tonton secara lengkap langsung di film ini.

  • The Teacher's Diary

Tampil di tahun 2014 lalu, film ini diperankan oleh Sukrit Wisetkaew dan Chermarn Boonyasak. Ceritanya sekitar kehidupan bekas olahragawan gulat namanya Song yang berpindah karier jadi seorang guru.

Dia harus mengajarkan di sekolah terasing dalam prosesnya sah jadi guru. Sekolah ini cuman mempunyai empat siswa dan satu guru saja. Film ini selainnya memberinya nuansa hangat dan romantis, akan memberinya banyak ide untuk Anda.

  • Crazy Little Thing Called Love

Tahun 2010 jadi tahun di mana film ini dikeluarkan di monitor bioskop. Film yang diperankan oleh Mario Maurer dan Pimchanok Luevisadpaibul ini berjenis sinetron humor romantis, yang menceritakan seorang gadis dengan performa seadanya yang menyenangi kakak kelasnya semenjak kelas 1 SMP.

Sang gadis terus coba beragam langkah untuk mengganti performanya agar memikat hati sang kakak kelas. Usaha yang keras, alur cerita yang menggemaskan, dan ending yang hebat, gabungan ke-3 nya jadi resep prima cantiknya narasi dalam film ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terkenal di Zaman 1970, Film Badai Tentu Berakhir Sekarang Jadi Film sinetron, Pemainnya Stefan William

Terkenal di Zaman 1970, Film Badai Tentu Berakhir Sekarang Jadi Film sinetron, Pemainnya Stefan William Film legendaris di zaman 1970an yang dengan judul 'Badai Tentu Berakhir' dibikin dalam versus sinetronnya di tahun ini. Stefan William, Michelle Ziudith dan Caesar Hito berpeluang menjadi bintang film sinetron itu. Dalam film sinetron itu, Michelle memainkan figur Siska yang dalam versus filmnya dimainkan oleh Christine Hakim. Di sini saya jadi Siska, watak Siska yang Judi Online saya peranin ia tuch benar-benar yang wanita sekali dan keibuan," kata Michelle Ziudith dalam temu jurnalis virtual, Rabu (19/5/2021). Hingga kemudian mendapati cerita cintanya di Labuan Bajo. Tatap muka Siska dengan Helmi dan Leo betul-betul buat Siska berbeda," terangnya. Sementara untuk watak Leo dalam versus film sinetron dimainkan oleh Stefan William dan untuk watak Helmi dimainkan oleh Caesar Hito. Di film sinetron Badai Tentu berakhir saya jadi dokter namanya Leo, ia dapat disebut p

Film Tjoet Nya' Dhien Tampil Kembali di Peristiwa Hari Kebangunan Nasional

Film Tjoet Nya' Dhien Tampil Kembali di Peristiwa Hari Kebangunan Nasional Film Tjoet Nya' Dhien akan balik tampil di bioskop di tengah-tengah kelangkaan supply film nasional ke bioskop. Salah satunya film legendaris Indonesia yang sudah alami proses restorasi ini akan kembali diputar di beberapa bioskop di Tanah Air bersamaan dengan Hari Kebangunan Nasional pada 20 Mei esok. Kejelasan masalah penyiaran kembali film yang sempat menyikat delapan Piala Citra itu diutarakan aktris sekalian aktor khusus Tjoet Nya' Dhien, Christine Hakim. Menurut dia, film yang disebarkan pada 1988 itu telah alami restorasi lengkap di Belanda. Pola pita seluloid sudah ditransformasi ke DCP (Digital Cinema Package) hingga gambar lebih kinclong dan detil warna makin tajam. Durasi waktu yang awalnya 130 menit dipotong jadi 106 menit karena beragam pemikiran tehnis. Menurut artis kelahiran Kuala Tungkal, Jambi, 25 Desember 1956 itu, ada banyak background kenapa Tjoet Nya' Dhien disiarkan kembali

Film Indonesia Terbagus Sepanjang Masa

Film Indonesia Terbagus Sepanjang Masa Libur akhir pekan di masa pandemi covid-19 ini, memang lebih baik di rumah saja demi mencegah penularan virus. Tetapi tanpa keluar rumah, seringkali kita dipusingkan dengan pilihan kegiatan yang harus dilakukan guna ‘membunuh’ waktu. Kalau masih bingung, menonton film bisa jadi pilihan yang paling tepat. Buat First People yang suka streaming film internasional di Netflix, kita kadang lupa kalau Netflix juga menyediakan film-film dalam negeri yang gak kalah keren dan seru. Nah, berikut ini ada beberapa rekomendasi film Indonesia terbaik yang bisa kamu tonton di Netflix: Filosofi Kopi (2015) Diangkat dari cerita pendek karya Dee Lestari, Filosofi Kopi mejaqq mengangkat kisah pahit-manisnya hidup yang tertuang dalam bentuk filosofi melalui secangkir kopi. Bukan hanya diajak memasuki alur cerita, film ini juga membuka wawasan baru penonton tentang dunia perkopian Indonesia. Sang Penari (2011) Terinspirasi dari novel karya Ahmad Tohari pada tahun 1982